Info  

Anak Yatim Di Pamekasan Rela Berhenti Sekolah, Karna Serba Kekurangan

PAMEKASAN, Kabar-harian.com– Tiga Yatim Piatu di pamekasan Diantaranya ingin berhenti sekolah dikarenakan Paktor Kekurangan, Deni (10) Yang masih duduk di Sekolah dasar (SD) berniat ingin berhenti sekolah karena ingin bekerja untuk mendapatkan uang /upah, Selasa (08/06/2021).

Dari Hasil kerja tersebut, Deni ingin membantu sang ibu untuk memmenuhi kebutuhanya, karena Deni tidak ingin menyusahkan sang ibu, yang setiap harinya ibu Deni hanya sebagai kuli Pencari rumput sapi tetangganya,

Baca juga :  Pulihkan Ekonomi, Pemkab Sampang Gelar Bupati Cup Road Race Championship 2022

Deni Adalah putra ke dua dari tiga bersaudara, mereka menjadi yatim ketika sang bapak meninggal dunia beberapa tahun yang lalu, di Desa Bendungan, Kecamatan Pakong Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur,

Mereka ber empat tinggal di rumah tua, yang seba kekurangan ,dengan kehidupan yang seadanya, tembok yang sudah berjamur, atap rumah yang sebagian sudah hancur, serta tempat tidur dan lemari tua yang sudah kusam.

Baca juga :  Satresnarkoba Lumajang: Ringkus 2 Orang Pemuda Diduga Jual Pil Koplo

Kiptiyah yang merupakan ibu dari Tiga Anak yatim tersebut merasa sangat sedih, ketika salah satu putranya tersebut harus dipaksa berfikir dewasa sebelum waktunya.

“Seringkali anak saya itu mengatakan akan berhenti sekolah sambil menangis, dia bilang kasihan sama saya,” tutur kiptiyah dengan nada sedih

Baca juga :  Sebayak 215 KPM, Desa Plampaan Terima BLT DD Tahap Maret-Mei

“Saya tidak tau harus bagaimana lagi untuk membujuk anak saya, memang keadaan saya ya seperti ini, jangankan membelikan sepeda untuk mereka, saya masih harus menabung sedikit demi sedikit, ea kalau tidak ada kepeluan lainya,” Ungkap dengan sedih (Ahmed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Punya berita?