Info  

Humas Polres Lumajang Terima Kritikan Dalam Peringati HUT Humas Polri ke-70

LUMAJANG, KabarHarian.com – Fungsi humas memang tidak bisa jauh dari peran media. Untuk itu, konsolidasi antara Humas Polres Lumajang dengan awak media perlu terus ditingkatkan.

Para awak media memberi kejutan dengan menggelar acara potong tumpeng dan makan bersama, untuk memperingati Hari Ulang Tahun Humas Polri ke-70 yang jatuh pada tanggal 30 Oktober lalu.

Pada momen tersebut, wartawan menyampaikan saran dan kritiknya agar sinergitas dengan Humas Polres Lumajang lebih baik lagi.

Kasubsipenmas Humas, Aipda Ari Wibowo, SH, menyampaikan bahwa pihaknya masih banyak memiliki kekurangan. Oleh sebab itu, Ia mengharap ada masukan-masukan agar kedepannya nanti humas bisa memberi kontribusi lebih baik dalam hal pemberitaan.

Baca juga :  Hidupkan Mesin Organisasinya, Forsahabat Gelar Rapat di Akhir Tahun

Dengan begitu, persamaan persepsi antara humas dengan media bisa terwujud dan tidak terjadi ketimpangan-ketimpangan.

“Saya akui humas masih banyak kekurangan, saran dan kritik teman-teman media sangat kita butuhkan, agar ada persamaan persepsi bersama. Apalagi Saya pribadi masih baru menjabat di humas,” tuturnya, Jum’at (5/11/2021).

Ia juga menyampaikan, akan lebih intens lagi menjalin komunikasi dengan media, sekaligus menambah keakraban.

Rohman, salahsatu perwakilan media dalam sambutannya menyampaikan, selama ini rekan-rekan banyak yang turun ke lapangan untuk mendapatkan informasi. Sehingga, berita-berita yang disajikan lebih dominan tentang peristiwa yang ada di lapangan.

Baca juga :  Mempererat Tali Silaturahmi, LSM Formabes Dan Laskar Trunojoyo Ngopi Bareng

Sementara, banyak kegiatan ungkap yang dilakukan oleh Polres Lumajang namun tidak sampai dipublikasikan. Hal itu justru akan membuat seolah-olah di Lumajang ini lebih banyak kejadian daripada pengungkapan kasus.

“Kita semua akan menyajikan berita yang terbaik untuk Lumajang, jika ada ungkap sedapat mungkin dilakukan rilis agar masyarakat tau bahwa Polres Lumajang juga bekerja. Jadi jangan sampai terkesan di Lumajang banyak kasus,” ungkap. (abt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Punya berita?