Safari Ramadhan, Bupati Sampang Manfaatkan Silaturahmi dan serap Aspiras Masyarakat

SAMPANG, Kabar-harian.com- Safari Ramadhan 1443 H Pemerintah Kabupaten Sampang, Dimanfaatkan H. Slamet Junaidi untuk Bersilaturahmi Sekaligus meyerap aspirasi masyarakat terkait pembagunan Infrastuktur, Senin (11/4/2022).

Dalam kesempatan itu Hadir, Wakil Bupati, Sekda, Kapolres, Dandim 0828/Sampang, Kajari, Kepala Kemenag Sampang, Anggota DPRD Kecamatan Camplong, Kepala OPD di lingkungan Pemkab Sampang, Bank Sampang, Forkopimcam Camplong, Kepala Desa serta Tokoh Agama dan Masyarakat Desa Plampaan.

Selain untuk menjalin Silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi sarana intraksi antara pemerintah daerah dan masyarakat Desa Plampaan kecamatan Camplong Kabupaten Sampang,

“Kami juaga menginformasikan beberapa pembanguan yang ada, isyAllh akan selesai pada tahun ini”, Kata Bupati Sampang di Masjid Baiturrahman Dusun Karang sampaih

Baca juga :  Puskesmas Tanjung Sampang, Lakukan pembebasan Pasung Terhadap ODGJ

“tentunya kami sebagai kepala daerah Kabupaten Sampang sangat bangga bisa bertemu di safari ramadhan ini, pelu diketahui bahwa kegiatan safari ramadhan ini kegiatan tahunan dan saya ingin melihat langsung apa yang menjadi persoalan aspirasi daripada masyarakat, ingin tahu sesuai Seperti apa di bawah,” Ungkap. Aba Idi

karena memang situasi ini karena pandemi covid-19 banyak anggaran kita yang di Refocusing akhirnya pemerintah daerah tidak bisa membangun termasuk pembangunan infrastruktur yang disebutkan oleh pemuda desa plampaan tadi.

“Ketika saya buka data jalan poros kabupaten saya membutuhkan Dana sebesar 600 milyar, belum jalan poros Desanya, kurang lebih saya membutuhkan dana 300 milyar sementara belanja mudal kita hanya 40 milyar dalam satu tahunya,”

Baca juga :  Pemkab Sampang Gelar MTQ Ke-30, yang diawali dengan Pawai Ta'aruf

Artinya tidak cukup kalu kita membagun se kabupaten Sampang, maka kita cari trobosan-trobosan bagai mana cara kita mencari anggaran di luar APBD.

“Karena program kami adalah betonisasi jika di bangunden gangan program lainya seperti Lapen tiga bulan sudah rusak, sudah sering di bangun tapi sebelum satu tahun sudah rusak, itu yang menjadi persoalan kami bagai mana program kami bisa bermanfaat bagi masyarakat, Ungkapnya. (Ahmed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Punya berita?