Info  

Bung Abu Pemuda Sampang Singgung Momentum 1 Juni 1945

SAMPANG, Kabar-harian.com – Tokoh Sentral Pemuda Camplong, Sampang Madura Jawa Timur Abu Thalib, S.H memperingati hari lahir Pancasila dengan mengenang sejarah Ditetapkannya hari lahir Pancasila pada 1 Juni 1945, Rabu (1/06/2022).

Mantan Ketua DPC GMNI Sampang Periode 2017/2019 Bung Abu sapaan Akrabnya menyampaikan, bahwa mengingat sejarah ditetatpakannya hari lahir Pancasila pada 1 Juni 1945, menurutnya, Bangsa Indonesia sema-sama tau bahwa proyek De Soekarnoisasi pada orde baru salah satu yang utama adalah melakukan distorsing dan manipulasi terhadap proses lahirnya Pancasila sebagai dasar Negara.

“Pidato Bung Karno pada 1 Juni tidak mereka akui, mereka ganti dengan pencetus pertama kali Pancasila adalah Profesor Mohammad Yamin, hari lahir Pancasila 1 Juni diganti dengan hari kesaktian Pancasila pada 1 Oktober,” katanya.

Baca juga :  Slamet Ariyadi Siap Maju Di Kongres ke-VI DPP BM PAN Sebagai Ketua Umum

Kemudian, diawal pertengahan masa Era Reformasi ini, rakyat Indonesia banyak yang tidak tau bahwa Pancasila yang katanya Dasar Negara, Ideologi Negara tidak diketahui asal usulnya, tidak diketahui siapa pembentukan nya, tidak diketahui siapa penggalinya.

Lanjut, Wakil Sekretaris DPC PA GMNI Sampang menjelaskan, ketika Tahun 2010 MPR RI menyelanggarakan peringatan pidato Bung Karno 1 Juni 1945 di Gedung MPR RI, Kita tau waktu itu, terjadi perdebatan, kenapa nama kegiatannya pidato Bung Karno, bukan hari lahir Pancasila, karena terjadi pro kontra dikalangan masyarakat, yang rata-rata tidak mengakui bahwa Pancasila tidak lahir 1 Juni .

Namun mereka yang tergabung dalam Fraksi Partai PDIP waktu itu, MPR RI dipimpin oleh ketua MPR AL-Marhum Dr. Muhammad Taufik Keman, trus melakukan peringatan Pidato Bung Karno 1 Juni 1945. Meskipun namanya peringatan Pidato Bung Karno tetapi rakyat tau bahwa yang dimaksud peringatan Pidato itu adalah peringatan hari lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni.

Baca juga :  5 Desa Di Sampang Sudah Tersentuh Program PTSL

“Alhamdulillah dari kegiatan itu akhirnya tanggal 1 Juni 2016 lalu, presiden RI yang ke 7 melalui Presiden Jokowidodo telah menyadari polemik hari lahir Pancasila itu, bahwa dimana Presiden Jokowidodo telah mengeluarkan Kepres No 24 Tahun 2016 yang menetapkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila,” jelasnya.

Wakil Ketua DPD II Golkar Sampang Abu Thalib menambahkan, bahwa penggali Pancasila adalah Bung Karno, dalam ingatannya, dalam ciptanya serta di dalam hayalnya Bung karno. Pancasila yang sudah Bung Karno gali dan yang sudah Bung Karno persembahkan kepada rakyat Indonesia ini, benar-benar satu dasar yang dinamis, suatu dasar yang benar-benar dapat menghimpun segenap tenaga rakyat Indonesia, satu dasar yang benar-benar bisa menyatukan rakyat Indonesia.

Baca juga :  Berjalan Meriah, Jalan-jalan Sehat Bersama Karang Taruna Desa Rabasan Diikuti 4 Desa

“Mari kita sebagai Bangsa Indonesia, Selalu ingatlah hari ini adalah kelahiran dari Dasar Negara kita, sebagai salah satu landasan cita-cita dari para pejuang Bangsa di masa lampau. Selamat Hari Lahir Pancasila.!”, pungkasnya. (Ahmed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Punya berita?