Hilang Selama 4 Hari, Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas Di Dalam Sumur

Proses evakuasi korban tenggelam

SAMPANG, Kabar-harian.com – 4 hari dinyatakan hilang seorang wanita paruh baya di Desa Manjuh Timur, Desa Paopale Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten. Sampang, ditemukan meninggal di dalam sumur, Selasa (2/8/2022).

Hal itu diketahui H syarif saat dirinya hendak mengambil air, disaat itulah dia melihat mayat tersebut, dan langsung meminta bantuan kepada warga sekitar,

Melihat kejadian tersebut aparat Desa Setempat dan sektor Kecamatan Ketapang Langsung meminta bantuan kepada pihak yang berwenang.

Sekitar pukul 21:00 Wib Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Tiba di lokasi Tempat kejadian Perkara (TKP) dengan membawa peralatan lengkap, guna membantu proses evakuasi,

Baca juga :  Diduga Jalanan Licin, Sebuah Pick Up dan Bus Mengalami Laka Di Camplong

Kepala Kalaksa BPBD Sampang Asroni melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik , Imam mengungkapkan, pihaknya mendapatkan laporan dari Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) Ketapang Untuk membantu proses evakuasi warganya yang tenggelam di dalam sumur yang kedalamannya 25 Meter,

“Menindaklajuti laporan tersebut kami bersama tim segera meluncur ke tempat kejadian untuk melakukan evakuasi,” ungkapnya.

Baca juga :  Akibat Curah hujan Tinggi, 4 Desa Di Jrengik Terendam Banjir

“Setelah kami berhasil mengevakuasi korban tersebut kemudian mayat korban atas permintaan keluarga segera dibawa pulang ke rumah duka untuk segera disucikan dan dikuburkan dengan layak,” terangnya.

Kemudia ia menjelaskan, walaupun permintaan keluarga korban meminta agar jenasah korban dipulangkan ke rumah duka pihaknya tetap melaksanakan sesuai prosedur dengan mendatangkan tenaga kesehatan setempat untuk dilakukan visum.

Tak lama kemudian, Hasil Visum selesai bahwa hasilnya adalah seorang perempuan, dengan disaksikan oleh Hasbi,

Baca juga :  Remaja 14 Tahun Tewas, Usai Melompat Ke Sungai

Bahwa, mayat tersebut adalah saudaranya
Pusiya (54) yang sudah 4 hari meninggalkan Rumah tanpa kabar, mulai dari tanggal 30 juni 2022 kemaren.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses evakuasi korban, sehingga proses evakuasi berjalan lancar,” pungkasnya. (med)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Punya berita?