Tingkatkan Produktivitas Wanita Pesisir, STIE Bakti Bangsa Adakan Pelatihan Pengolahan Limbah Udang Dengan Blue Ekonomi

Avatar

- Penulis

Kamis, 19 September 2024 - 07:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, Kabar-harian.com – Dalam rangka meningkatkan produktivitas wanita pesisir Kec. Tlanakan Pamekasan, STIE Bakti Bangsa melalui kegiatan pengabdian masyarakat pemula melaksanakan kegiatan Pelatihan Pengolahan Limbah menjadi produk lokal dengan konsep blue economy (Minggu 08 September 2024).

 

Kegiatan ini didanai oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, Dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,  Riset, Dan Teknologi berkaloborasi dengan Universitas Nazhatuthullab Al-Muafa Sampang. Sebagai mitra sasaran dari kegiatan ini adalah Kelompok usaha aeng out yang merupakan wanita pesisir di Kecamatan Tlanakan.

 

Ketua Tim Pelaksana kegiatan ini (Musoffan, S.T., M.E) mengatakan bahwa : Pelaksanan kegiatan pelatihan ini selama satu hari namun sebelumnya dilaksanakan acara sosialisasi, FGD dan penandatanganan MOU selama dua hari. Limbah yang diolah adalah adalah kulit udang yang dijadikan terasi, daging sisa di kepala udang dijadikan snack pilus udang/ker eker, sambal udang, siwil dan cireng udang.

Baca juga :  KKN STIEBA Berhasil Melakukan Pendampingan UMKM dan Bumdes, Upaya Meningkatkan perekonomian Desa Pangurayan

 

Tujuan dari kegiatan tersebut untuk  meningkatkan produktifitas wanita pensisir  dengan konsep blue economy yaitu limbah udang dapat dijadikan sebagai produk lokal yang akan dipasarkan kan ke pasar lokal, regional atau bahkan nasional. Sehingga omzet penjualan Kelompok usaha aeng out Desa Larangan Totok Kec. Tlanakan Pamekasan bisa meningkat dengan tampa merusak lingkungan.

 

“Dengan kegiatan ini para anggota  Kelompok usaha aeng out bisa memahami cara mengolah limbah udang dan konsep blue ekonomi bisa di implementasikan secara rata di wilayah pesisir Tlanakan Pamekasan”. Ujar Ketua Tim Pengusul PMP tersebut.

Baca juga :  Pulihkan Ekonomi, Walikota Probolinggo Gandeng BRI

 

Ketua Kelompok usaha aeng out (Siti Aisyah) menambahkan bahwa akan terus berkolaborasi dengan STIE Bakti Bangsa secara berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas usaha di kelompok tersebut.

 

“ Terimaksih banyak kami ucapkan kepada tim dari STIE Bakti Bangsa yang memberikan ilmu melalui pelatihan pengolahan limbah udang dengan konsep blue ekonomi semoga bermanfaat dan berlanjut sehingga pendapatan kelompok kami meningkat dan bisa menjadi penguat dalam perekonomian masyarakat pesisir” imbuhnya.

Berita Terkait

Buka Cabang Baru, Mie Gacoan Kini Hadir di Sampang
Harga Pinang Naik, Petani Tanjab Barat Tersenyum
Diikuti 45 Peserta, Pemilihan Duta RSMZ Sampang Berjalan Meriah
Matangkan Program, BPC HIPMI Sampang Gelar Rakercab
Investasi Properti: Peluang dan Tantangan di Tahun 2024
KKN STIEBA Berhasil Melakukan Pendampingan UMKM dan Bumdes, Upaya Meningkatkan perekonomian Desa Pangurayan
Antisipasi Kenaikan harga sembako tak wajar, Pemkab Sampang pantau pasar Tradisional
Terancam Gagal Panin, Tanaman Jagung Di Sampang Diserang Hama
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 Juli 2025 - 10:25 WIB

Buka Cabang Baru, Mie Gacoan Kini Hadir di Sampang

Jumat, 18 April 2025 - 07:20 WIB

Harga Pinang Naik, Petani Tanjab Barat Tersenyum

Sabtu, 15 Februari 2025 - 13:55 WIB

Diikuti 45 Peserta, Pemilihan Duta RSMZ Sampang Berjalan Meriah

Kamis, 19 September 2024 - 07:05 WIB

Tingkatkan Produktivitas Wanita Pesisir, STIE Bakti Bangsa Adakan Pelatihan Pengolahan Limbah Udang Dengan Blue Ekonomi

Sabtu, 29 Juni 2024 - 11:48 WIB

Matangkan Program, BPC HIPMI Sampang Gelar Rakercab

Berita Terbaru