Kampung Belanda Sampang: Menyimpan Kisah Pertemuan dan Percampuran Budaya

Avatar

- Penulis

Kamis, 19 Juni 2025 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangunan sejarah yang berada di kecamatan Pangarengan kabupaten Sampang madura (dok: Abdul Hamid Kabar-harian.com)

Bangunan sejarah yang berada di kecamatan Pangarengan kabupaten Sampang madura (dok: Abdul Hamid Kabar-harian.com)

SAMPANG, Kabar-harian.com – Di jantung Pulau Madura, tepatnya di Kabupaten Sampang, terhampar sebuah kawasan unik bernama Kampung Belanda.

 

Bukan sekadar kumpulan rumah tua, Kampung Belanda menyimpan kisah pertemuan dan percampuran budaya yang menarik.

 

Bayangkan, rumah-rumah bergaya arsitektur Eropa berdiri kokoh di tengah kehidupan masyarakat Madura yang kental dengan tradisi dan budayanya.

 

Dinding-dinding putih, jendela-jendela tinggi, dan atap-atap yang khas, seakan berbisik tentang masa lalu yang penuh warna.

Rumah-rumah ini dulunya menjadi tempat tinggal para pejabat pemerintahan Hindia Belanda,  para tentara, dan mungkin juga para pedagang Eropa yang berjaya di masa kolonial.  Kehidupan mereka, dengan segala kemewahan dan kekuasaannya,

Baca juga :  Bingung Cari Tempat Selfi Yang Bagus, Yuk Datang Ke Wisata Padi-Padi di Sampang Dijamin Pasti Cocok

 

Berdampingan—bahkan bercampur aduk—dengan kehidupan masyarakat lokal.  Bayangkanlah interaksi sehari-hari:  para pembantu rumah tangga Madura melayani tuan-tuan Belanda,  para pedagang lokal bertransaksi dengan pedagang Eropa,  dan anak-anak dari kedua budaya bermain bersama di jalanan berdebu.

Namun, Kampung Belanda bukan hanya tentang keindahan arsitektur dan interaksi budaya yang harmonis.  Ia juga menyimpan kisah tentang ketidakadilan,  eksploitasi, dan perlawanan.

 

Di balik keindahan bangunan-bangunan itu, tersimpan cerita tentang masa sulit yang dialami masyarakat Madura di bawah kekuasaan kolonial.  Kampung Belanda menjadi saksi bisu sejarah yang kompleks,  sebuah perpaduan antara keindahan dan kesedihan.

Baca juga :  H-3 Lebaran 2025, Bupati Sampang Santuni 1.000 Anak Yatim

Hari ini, Kampung Belanda menjadi destinasi wisata yang menarik.  Bangunan-bangunan tua itu, meski banyak yang telah mengalami kerusakan, tetap menyimpan pesona tersendiri.

 

Mereka bercerita tentang masa lalu,  mengajak kita untuk merenungkan sejarah dan bagaimana warisan masa lalu membentuk identitas Sampang hingga kini.

 

Dengan mengunjungi Kampung Belanda, kita bukan hanya melihat bangunan-bangunan tua,  tetapi juga menyelami lapisan-lapisan sejarah yang kaya dan kompleks.

 

Kita diajak untuk menghargai warisan budaya,  dan belajar dari masa lalu untuk membangun masa depan yang lebih baik. (med)

Penulis : Abdul Hamid

Editor : Ali Akbar

Berita Terkait

Buka Cabang Baru, Mie Gacoan Kini Hadir di Sampang
Bangunan PLTA di Sampang Menjadi Saksi Bisu Sejarah Kolonialisme Belanda
Farenza Garden, Permata Tersembunyi Merangin, Gebrak Kancah Nasional di API Awards 2025
Keren!!, Fareza Garden, Destinasi Wisata Indah di Jambi Bikin Memukau Pengunjung
Ini Dia Tempat Hits di Kabupaten Sampang Untuk Nungkrong Sambil Menikmati Sunset 
Maknyuss!! Rujak Soto Kikil Ibu Mamah Omben Sampang, Rasanya Bikin Nendang
Bentuk Kepedulian Universitas Trunojoyo Madura Terhadap Pelaku UMKM
Langkah Awal Menuju Produk Unggulan Desa Lembung, KKN Kelompok 32 UTM Sosialisasi Kripik Gedebog Pisang Kepok
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 Juli 2025 - 10:25 WIB

Buka Cabang Baru, Mie Gacoan Kini Hadir di Sampang

Sabtu, 21 Juni 2025 - 14:07 WIB

Bangunan PLTA di Sampang Menjadi Saksi Bisu Sejarah Kolonialisme Belanda

Kamis, 19 Juni 2025 - 19:14 WIB

Kampung Belanda Sampang: Menyimpan Kisah Pertemuan dan Percampuran Budaya

Sabtu, 24 Mei 2025 - 20:22 WIB

Farenza Garden, Permata Tersembunyi Merangin, Gebrak Kancah Nasional di API Awards 2025

Rabu, 21 Mei 2025 - 20:52 WIB

Keren!!, Fareza Garden, Destinasi Wisata Indah di Jambi Bikin Memukau Pengunjung

Berita Terbaru