SAMPANG, Kabar-harian.com – Perum Bulog melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan menggelar Program Bulog Hijau (Konservasi Hijauan Daratan) di wilayah Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang.
Kegiatan yang digelar di Desa Dharma Camplong, Desa Batokarang, dan desa sekitarnya itu diisi dengan penanaman bibit pohon jambu air Camplong, sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus mendukung ketahanan lingkungan berbasis potensi lokal.
Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan Bulog, DPRD, unsur pemerintah daerah, aparat desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Dalam sambutannya, perwakilan Bulog menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan dan masyarakat, sekaligus mendukung upaya penghijauan berkelanjutan.
Direktur SDM dan Umum Perum BULOG, Bapak Sudarsono Hardjosoekarto, menegaskan bahwa program ini merupakan langkah nyata BULOG dalam memastikan keberlanjutan lingkungan hidup.
“Program BULOG Hijau bukan sekadar kewajiban perusahaan terhadap lingkungan, tetapi komitmen jangka panjang kami untuk menjaga ekosistem daratan tetap lestari. Penanaman jambu air camplong di tiga desa ini merupakan upaya kolektif agar manfaat lingkungan dan ekonomi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan ini merupakan implementasi dari pilar Pembangunan Lingkungan dalam Program TJSL BULOG, sekaligus mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 15 — Ekosistem Daratan.
Kecamatan Camplong dipilih karena masih memiliki hamparan lahan tegalan datar yang belum dimanfaatkan secara optimal, dengan potensi besar untuk dikembangkan menjadi kawasan hijau produktif. Dengan penanaman pohon di tiga desa tersebut, BULOG berharap manfaat ekologis dan sosial dapat tersebar lebih merata di kawasan Camplong.
Selain memberikan dampak penghijauan, program ini diharapkan mampu mengurangi risiko perubahan iklim melalui peningkatan tutupan vegetasi.
“Kami berharap penanaman jambu air camplong di tiga desa ini menjadi titik awal gerakan yang lebih besar. Ketika masyarakat mulai merasakan manfaat ekologis dan ekonominya, semangat untuk menjaga dan menambah ruang hijau akan tumbuh lebih kuat,” ujar Sudarsono Hardjosoekarto.
Sementara Bupati Sampang yang diwakili
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir. R.P. Muhammad Zis MT. Dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tertinggi-tingginya kepada darul yang melalui kegiatan tanggung jawab sosial dan lingkungan telah bersinergi dengan dinas pertanian dan pertahanan pangan dalam optimalkan lahan-lahan kosong di kecamatan Camplong.
“lewat penanaman bibit jambu air jantung di wilayah Desa hari ini akan dilaksanakan penanganan 257 tahun sebagai wujud nyata terhadap pembangunan lingkungan berikutnya pembunuhan kebutuhan pembangunan berkelanjutan sehingga bagian dari komitmen tanggung jawab sosial,” ujarnya.
“lewat kesempatan yang baik ini saya meminta kepada jajaran dinas pertanian dan ketahanan pangan kabupaten Sampang khususnya dan petugas peternakan untuk membina serta mendampingi para petani peternak dan berkebun dalam pengelolaan pencatatan sesuai dengan standar operasional yang ada,” pungkasnya. (med)
Penulis : Abdul Hamid
Editor : Ali Akbar









