Daul Dug-Dug Jadi Magnet Wisata, H. Slamet Junaidi Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya

Avatar

- Penulis

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi saat membuka prade daul dug dug

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi saat membuka prade daul dug dug

SAMPANG, Kabar-harian.com – Tradisi tahunan daul dug-dung kembali di gelar di Kabupaten Sampang.

Secara simbolis Bupati Sampang H. Slamet Junaidi resmi melepas peserta Daul Dug-Dug, yang berlangsung di Alun alun trunojoyo Kabupaten Sampang. Minggu (29/03/2026).

Hal itu kembali menyedot perhatian ribuan masyarakat. Tradisi khas Madura ini tidak hanya menjadi hiburan rakyat, tetapi juga simbol kuat pelestarian warisan budaya daerah.

Kegiatan Daul Dug-Dug yang digelar rutin setiap tahun ini merupakan salah satu ikon budaya Kabupaten Sampang. Pemerintah daerah pun terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga eksistensi kesenian daul agar tetap hidup dan berkembang di tengah arus modernisasi.

Antusiasme masyarakat tampak begitu tinggi. Sepanjang rute parade, warga dari berbagai penjuru memadati jalan untuk menyaksikan penampilan para peserta yang tampil dengan dekorasi kreatif serta tabuhan daul yang energik dan memikat. Tidak hanya warga lokal, pengunjung dari luar daerah juga turut hadir meramaikan suasana.

Baca juga :  Ribuan Warga Sampang Antusias Hadiri Festival Daul Combo

Parade Daul Dug-Dug ini diikuti oleh 32 peserta, dengan rute dimulai dari Alun-Alun Trunojoyo hingga berakhir di Monumen Trunojoyo. Setiap kelompok menampilkan ciri khas dan kreativitas masing-masing, menjadikan acara ini semakin semarak dan penuh warna.

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi dalam sambutannya menyampaikan bahwa Daul Dug-Dug bukan sekedar tradisi, melainkan identitas budaya yang harus dijaga bersama. Pihaknya, Pemerintah Kabupaten Sampang akan terus memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan-kegiatan budaya.

Baca juga :  Tawuran Antar Suporter Pecahkan Kaca Ambulans dan Pintu Puskesmas di Sampang

“Ini bukan hanya sekedar budaya, namun identitas kita. Daul Dug-Dug adalah warisan budaya yang harus kita lestarikan. Selain menjadi hiburan, juga bisa mempererat kebersamaan dan menjadi kebanggaan masyarakat Sampang,” tuturnya.

Pria yang akrab disapa Aba Idi juga berharap kegiatan ini dapat terus berkembang dan menjadi magnet wisata budaya yang mampu mengangkat nama Sampang di tingkat regional hingga nasional.

“Mari kita lestarikan bersama, semoga Budaya seni Parade Daul Combo dan Daul Dug-Dug ini bisa menjadi magnet wisata yang sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat Kabupaten Sampang,” harapnya. (med)

Penulis : Abdul Hamid

Editor : Ali Akbar

Berita Terkait

Sulit Didapat, Warga Sampang Terpaksa Beli Tabung LPG Meski Rp 25 Ribu
Bupati Anwar Sadat Hadiri Paripurna DPRD, Tujuh Fraksi Soroti LKPJ 2025
Yayasan Babur Rizki 2 Jadi Sorotan, Menu MBG Dinilai Jauh dari Kata Layak 
Dinilai Sagat Penting, DPRD Sampang Gelar Paripurna Bahas 4 Raperda 
Bloh Apui, Warisan Api dari Aceh Barat Kini Berstatus WBTbI
Tradisi Kupatan: Warisan Budaya yang Sarat Nilai Kebersamaan
Bupati Sampang dan Wabup Gelar Sholat Idul Fitri Bersama Warga di Depan Pendopo Trunojoyo
Pemkab Sampang Gelar Parade Pawai Takbir Keliling, di Alun Alun Trunojoyo
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 05:06 WIB

Sulit Didapat, Warga Sampang Terpaksa Beli Tabung LPG Meski Rp 25 Ribu

Selasa, 7 April 2026 - 06:42 WIB

Bupati Anwar Sadat Hadiri Paripurna DPRD, Tujuh Fraksi Soroti LKPJ 2025

Senin, 6 April 2026 - 13:29 WIB

Yayasan Babur Rizki 2 Jadi Sorotan, Menu MBG Dinilai Jauh dari Kata Layak 

Senin, 30 Maret 2026 - 17:48 WIB

Dinilai Sagat Penting, DPRD Sampang Gelar Paripurna Bahas 4 Raperda 

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:49 WIB

Daul Dug-Dug Jadi Magnet Wisata, H. Slamet Junaidi Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya

Berita Terbaru