SAMPANG, kabar-harian.com – Kemeriahan menyelimuti halaman Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Pandiyangan pada Sabtu pagi (20/12). Ratusan anggota pramuka tingkat penggalang dari berbagai penjuru Pulau Madura berkumpul untuk mengikuti perhelatan bergengsi Ajang Kreasi Dan Silaturrahmi Pramuka Raudlatul Ulum (AKSIRU) ke-8.
Acara yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni 20-21 Desember 2025, ini merupakan agenda rutin yang menjadi wadah pertemuan besar bagi pramuka tingkat MTs/SMP sederajat di wilayah Madura untuk saling bertukar pengalaman dan mengasah kemampuan.
Ketua Yayasan Tekankan Nilai Ukhuwah
Kegiatan ini dibuka secara resmi melalui prosesi upacara yang dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan Raudlatul Ulum Pandiyangan, KH. Ach. Kurdi, M.Pd. Dalam amanatnya, beliau menekankan bahwa AKSIRU bukan sekadar ajang perebutan piala, melainkan sarana untuk mempererat tali persaudaraan (ukhuwah).
“AKSIRU ke-8 ini adalah panggung bagi adik-adik untuk menunjukkan kreativitas dan kemandirian. Di sini kita tidak hanya mencari siapa yang terbaik secara kompetisi, tapi siapa yang paling mampu menjaga semangat silaturahmi sesuai nilai-nilai kepanduan dan kepesantrenan,” ujar KH. Ach. Kurdi di hadapan para peserta.
Ketua Panitia AKSIRU ke-8, Firman Khofi, menyatakan rasa bangga dan syukurnya atas kelancaran pembukaan acara tersebut. Menurutnya, antusiasme peserta tahun ini menunjukkan bahwa semangat kepanduan di Madura masih sangat kuat dan bergelora.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran seluruh kontingen dari berbagai kabupaten di Madura. Respon positif ini menjadi energi bagi kami panitia untuk memberikan pelayanan terbaik. Kami melihat semangat persaudaraan yang sangat kental sejak awal kedatangan peserta, dan itulah tujuan utama dari tema ‘Silaturrahmi’ dalam AKSIRU tahun ini,” ungkap Firman Khofi.
Ia juga menambahkan bahwa kesiapan sarana dan prasarana di lingkungan pondok pesantren telah dioptimalkan demi mendukung kenyamanan seluruh peserta selama berkegiatan dua hari penuh.
Membangun Karakter Generasi Muda Melalui penyelenggaraan AKSIRU ke-8 ini, diharapkan muncul bibit-bibit pemimpin masa depan yang tidak hanya tangkas secara fisik, tetapi juga memiliki integritas dan karakter yang kuat. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata peran Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Pandiyangan dalam mendukung pengembangan potensi generasi muda di wilayah Madura.
Penulis : Abdul Hamid
Editor : Ali Akbar









