usut tuntas, Petugas PUSTU yang sudah melaggar SOP Kesehatan

Avatar

- Penulis

Jumat, 29 Januari 2021 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG,Kabar-harian.com- Usut tuntas Puskesmas Pembantu (Pustu) yang berada di Dusun Gelisgis, Desa Gunung Maddah, Kecamatsampang kabupaten samapang Sampang, Jum’at (29/01/2021).

Pasalnya, Salah satu perawat PUSTU (Puskesmas Pembantu) yang bertugas di Tempat pelayanan kesehatan tersebut, diduga telah melanggar SOP (Standar Operasional Prosedur) yang telah ditentukan.

Atas pelanggaran tersebut mengakibatkan seorang anak yang bernama Diana Ahdad yang biasa di panggil Anissa (10) tahun tewas saat di rawat Inap selama kurang lebih 24 Jam di Pustu tersebut.

Sehingga pasca kejadian itu membuat pihak keluarga korban Amarah yang sangat luar biasa dan penyegel tempat Pustu itu. Tak lain aksi tersebut adalah sebagai bentuk kekecewaan keluarga korban terhadap salah satu perawat yang diduga telah melalaikan pasien sehingga menyebabkan nyawa seorang anak meninggal dunia.

Baca juga :  Pemeran Kebaya Merah, Berhasil Ditangkap Polda Jatim

Indah Nur Susanti Kepala Puskesmas (Kepus) Banyuanyar Sampang , mengatakan, bahwa tempat pelayanan kesehatan itu secara aturan memang tidak boleh melakukan rawat Inap Pasien.

“Karena Pustu itu hanya untuk persiapan rujukan dan Emerengency saja jadi PUST (puskesmas pembantu)tidak boleh melakukan Wawat inap” jelasnya,

Tak hanya itu pihaknya juga menjelaskan bahwa kasus yang terjadi di Desa Gunung Maddah sejauh ini tidak ada tuntutan apa-ap,tuturnya Karena menurutnya kejadian itu memang murni permintaan dari pihak keluarga korban,

Baca juga :  Korban Erupsi Semeru, Pulang Dan Memperbaiki Rumahnya

yang meminta agar anaknya dirawat di tempat tersebut. Bahkan petugas di tempat itu juga sudah menyarankan agar di rawat di Puskesmas rujukan, namun pihak keluarga menolak dengan alasan takut Jadi Korban atau di Vonis Covid-19.

“Karena Petugas dan keluarga korban ini kenal baik dan sering main ke rumah juga, akhirnya di tolong Oleh pihak postu dan di Infus di tempat itu,” jelasnya.

Sementara atas pelanggaran petugas yang menyalahi SOP pihaknya mengatakan akan melaporkan kepada Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang.pungkasnya (ahmed)

Reporter: Abdul Hamid

Berita Terkait

Wakapolda Jambi Kunjungi Polres Tanjab Barat, Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Prima Jelang Ramadhan
HPN 2026, Kapolres Tanjab Barat Tegaskan Pers Mitra Strategis Polri dalam Menjaga Daerah
HPN Ke-80 PWI Sampang Ziarah Kubur Ke Makam Ketua Pertama
Isu kekosongan Dokter Orthopedi terjawab, RSMZ Sampang Resmi Miliki 2 dokter Spesialis
Rumbia di Aceh Barat Tak lagi berbuah Penjualan Rujak dimeulaboh Hilang cipta Rasa.
Pisah Sambut, T Haris Fadilah, Jabat Kepala RRI Meulaboh, Wenny Kepsta Lhokseumawe
Konser Valen 1 Irama Tetap Digelar dengan Mengedepankan Nilai Religius
Satgas MBG Sampang Minta Masyarakat Aktif Melapor Jika Temukan Menu Tidak Sesuai Standar
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:47 WIB

Wakapolda Jambi Kunjungi Polres Tanjab Barat, Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Prima Jelang Ramadhan

Selasa, 10 Februari 2026 - 05:49 WIB

HPN 2026, Kapolres Tanjab Barat Tegaskan Pers Mitra Strategis Polri dalam Menjaga Daerah

Senin, 9 Februari 2026 - 09:22 WIB

HPN Ke-80 PWI Sampang Ziarah Kubur Ke Makam Ketua Pertama

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:48 WIB

Isu kekosongan Dokter Orthopedi terjawab, RSMZ Sampang Resmi Miliki 2 dokter Spesialis

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:09 WIB

Rumbia di Aceh Barat Tak lagi berbuah Penjualan Rujak dimeulaboh Hilang cipta Rasa.

Berita Terbaru