PAMEKASAN, Kabar-harian.com – Islamic Boarding School (IBS) Sekolah Menengah Pertama (SMP) Alam Excellentia melakukan kegiatan live In untuk belajar tentang kehidupan masyarakat desa, serta dapat meningkatkan rasa empati, dan mengembangkan kemandirian serta keterampilan sosia
Islamic Boarding School (IBS) SMP Alam Excellentia yang beralamatkan di Jalan Lawangan Daya, No.114 RT.09 RW.04 Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan, Madura.

Kepala sekolah IBS SMP Alam Excellentia Pamekasan Shohibul Kahfi, M.Pd. mengatakan, Bahwa tujuan pelaksanaan Program Live-In tersebut bukan sekadar kegiatan menginap di rumah orang tua asuh. Lebih dari itu, program ini menjadi ruang belajar yang nyata bagi para siswa untuk merasakan langsung kehidupan masyarakat dengan segala dinamika dan kesederhanaannya.
“Selama beberapa hari, para siswa tinggal bersama keluarga asuh yang berada di lingkungan yang jauh berbeda dari kehidupan mereka sehari-hari. Mereka belajar menjadi petani, ikut melakukan transaksi di pasar, membantu ustadz, mengajar ngaji, menyabit rumput untuk pakan sapi, mengolah pupuk kandang, hingga ikut terlibat dalam kegiatan sosial seperti menghadiri tahlilan, menjadi panitia pelaksana kegiatan lembaga dll, di sinilah mereka benar-benar belajar, bukan hanya dari buku, tapi dari pengalaman hidup yang sebenarnya,” ujar Kepala Sekolah IBS SMP Alam Excellentia Pamekasan.
Tak hanya itu, Target kegiatan dalam program tersebut adalah melakukan kegiatan sesuai dengan empat pilar. sekolah alam yaitu pilar akhlak, pilar logika pilar bisnis, dan pilar kepemimpinan.
“Melalui pengalaman ini, siswa diajak untuk membuka mata dan hati, melihat kehidupan dari sudut pandang yang berbeda, merasakan susah dan senangnya hidup di desa, hingga memahami makna kerja keras dan kebersamaan. Mereka jadi tahu rasanya membantu orang tua asuh, mengatur kebutuhan rumah tangga, bahkan ikut menjaga lingkungan sekitar,”
Yang paling penting, setelah program ini, siswa diharapkan bisa lebih bersyukur atas apa yang mereka miliki di rumah—baik fasilitas, kenyamanan, maupun perhatian dari keluarga. Karena dari hidup yang sederhana itu, mereka belajar tentang makna kehidupan yang sesungguhnya. Sesuai dengan slogan live in. “BELAJAR DARI HIDUP, HIDUP UNTUK BELAJAR”.
Alhamdulillah komentar dari keluarga asuh dan masyarakat setempat (termasuk bapak lurah kangenan)ketika pelaksanaan livin dilakukan di desa kangenan Pamekasan pada (17/5/2025) kemaren, memberikan respon yang positif terhadap pelaksanaan program live in tersebut.
Bahkan keluarga asuh mereka ada yang menyampaikan “andaikata dapat menambah jadwal Mereka ingin program living ini ditambah satu minggu lagi, karena kegiatan ini bukan lagi positif tapi sangat positif”
Perlu diketahui kembali, bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan pada; 1 tahun 1 kali. Target/Sasaran Kelas VII dalam kota. Target/Sasaran kelas VIII luar kota. Kelas IX, tidak ada program LIVE IN tapi diganti dengan program BACKPACKER dengan Target/Sasaran Luar Negeri, pungkasnya.***
Penulis : Abdul Hamid
Editor : Ali Akbar









