Mahasiswa MBKM KKN-T Prodi Agribisnis UTM Berkolaborasi Bersama Pihak BPP dengan Mengadakan Kegiatan Pengaplikasian dan Penyuluhan Penggunaan Pupuk Subsidi

Avatar

- Penulis

Kamis, 2 November 2023 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengaplikasian Pupuk oleh mahasiswa Prodi Agribisnis Universitas Trunojoyo Madura.

Pengaplikasian Pupuk oleh mahasiswa Prodi Agribisnis Universitas Trunojoyo Madura.

Sampang, Kabar-harian.com – Komoditas pertanian kecamatan Ketapang, Desa Ketapang Timur memiliki potensi yang dapat mendukung ketahanan pangan masyarakat setempat, Salah satu permasalahan yang di hadapi oleh para petani Desa Ketapang Timur yaitu menurunnya kualitas lahan yang disebabkan oleh residu dari bahan agro-kimia.

Penggunaan pupuk kimia secara terus-menerus dapat menimbulkan bahaya bagi lahan pertanian, karena dapat merusak tanah dan mengganggu keseimbangan unsur hara yang ada di dalamnya. Dimana hal ini dapat menyebabkan terjadinya penurunan hasil produktivitas panen pada sektor pertanian, Kamis (2/11/2023).

Dalam upaya pengembalian unsur hara tanah perlu dilakukan program pengembalian unsur hara tanah dengan penambahan pupuk organik untuk memperbaiki struktur tanah.

Berdasarkan hal tersebut tim MBKM-KKNT Universitas Trunojoyo Madura (UTM), program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian berkolaborasi dengan BPP kecamatan Ketapang dengan memberikan penyuluhan kepada para petani Desa Ketapang Timur dengan tema kegiatan “Pengaplikasian dan penyuluhan penggunaan pupuk subsidi “. Selain itu tim MBKM-KKNT juga memberikan Penyuluhan  Pembuatan Pupuk Organik Bokashi.

Baca juga :  Mahasiswa MBKM Magang Desa UTM Laksanakan Pelatihan Pengaplikasian dan Pengolahan Pupuk Organik terhadap Komoditas Unggulan di Desa Dempo Barat untuk Sustainable Agriculture

Kegiatan pengaplikasian dan penyuluhan penggunaan pupuk subsidi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang penggunaan pupuk yang tepat untuk tanaman budidaya, dan pentingnya mengembalikan serta menjaga kesuburan lahan pertanian di Desa Ketapang Timur dengan mengaplikasikan pupuk organik bokashi.

Pemaparan materi pengaplikasian dan penggunaan pupuk subsidi diberikan oleh bapak Abdi dari pihak BPP. Materi yang diberikan yaitu teknis pemupukan yang tepat pada tanaman, selain itu kegiatan selanjutnya yaitu praktik pembuatan pupuk bokashi yang dibimbing oleh bapak Samsidi dari pihak BPP. Pupuk Bokashi adalah pupuk yang dihasilkan dari fermentasi bahan-bahan organik seperti kotoran hewan, sekam, dedak, EM4, dan mulase.

Baca juga :  Pasokan Listrik Madura Kembali Normal, Dengan Beban 119 MW

EM4 (Pertanian) merupakan bakteri fermentasi bahan organik tanah menyuburkan tanaman dan menyehatkan tanah. Manfaat EM4 Pertanian yaitu memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah, meningkatkan produksi tanaman dan menjaga kestabilan produksi, memfermentasi dan mendekomposisi bahan organik tanah dengan cepat (bokashi), menyediakan unsur hara yang dibutuhkan tanaman, serta meningkatkan keragaman mikroba yang menguntungkan di dalam tanah.

Antusiasme masyarakat selama penyampaian materi dan proses pembuatan pupuk bokashi cukup baik, dan kegiatan berjalan tanpa hambatan. Presentasi publik secara lisan dan poster edukasi merupakan media yang digunakan dalam proses sosialisasi ini. Masyarakat akan dapat lebih memanfaatkan sampah yang tersedia sebagai hasil dari program ini. Selain itu, hal ini meningkatkan kesadaran masyarakat akan pengolahan limbah sebagai aplikasi yang berpotensi lebih bermanfaat.

Berita Terkait

Pemkab Sampang Resmi Buka Seleksi Terbuka Calon Direktur RSUD dr. Mohammad Zyn
Satgas MBG Sampang Minta Masyarakat Aktif Laporkan Program Bermasalah
Sulit Didapat, Warga Sampang Terpaksa Beli Tabung LPG Meski Rp 25 Ribu
311 Siswa Sampang Lolos SNBP 2026, Bukti Mutu Pendidikan Meningkat
Bupati Anwar Sadat Hadiri Paripurna DPRD, Tujuh Fraksi Soroti LKPJ 2025
Yayasan Babur Rizki 2 Jadi Sorotan, Menu MBG Dinilai Jauh dari Kata Layak 
Dinilai Sagat Penting, DPRD Sampang Gelar Paripurna Bahas 4 Raperda 
Daul Dug-Dug Jadi Magnet Wisata, H. Slamet Junaidi Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 12:57 WIB

Pemkab Sampang Resmi Buka Seleksi Terbuka Calon Direktur RSUD dr. Mohammad Zyn

Jumat, 17 April 2026 - 15:50 WIB

Satgas MBG Sampang Minta Masyarakat Aktif Laporkan Program Bermasalah

Kamis, 9 April 2026 - 05:06 WIB

Sulit Didapat, Warga Sampang Terpaksa Beli Tabung LPG Meski Rp 25 Ribu

Selasa, 7 April 2026 - 18:51 WIB

311 Siswa Sampang Lolos SNBP 2026, Bukti Mutu Pendidikan Meningkat

Selasa, 7 April 2026 - 06:42 WIB

Bupati Anwar Sadat Hadiri Paripurna DPRD, Tujuh Fraksi Soroti LKPJ 2025

Berita Terbaru