SAMPANG, Kabar-harian.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah beredarnya foto menu makanan yang diterima penerima manfaat,
Dalam foto yang beredar terlihat satu ompreng makanan dengan beberapa sekat, berisi mi instan, tahu/tempe, potongan mentimun, serta kuah dalam kemasan plastik, dan potongan buah yang sangat kecil alias seupil.
Diduga program MBG tersebut dikelola oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banjar Talelah, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura. Selasa (13/1/2026).
Menu MBG yang disajikan dinilai belum mencerminkan standar gizi seimbang sebagaimana tujuan awal program. Porsi makanan terlihat minim, dengan komposisi protein, karbohidrat, dan sayuran yang dinilai tidak seimbang. Bahkan, keberadaan mi instan sebagai menu utama menuai kritik karena dianggap kurang tepat untuk program yang mengedepankan asupan gizi.
Sejumlah warga menilai menu tersebut jauh dari harapan, terutama bagi penerima manfaat yang seharusnya mendapatkan makanan sehat dan bergizi.
“Kalau seperti ini, apakah sudah memenuhi standar gizi? Porsinya juga sangat sedikit,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Program MBG sejatinya digagas untuk meningkatkan asupan nutrisi, khususnya bagi anak sekolah dan kelompok rentan. Namun, menu yang diterima justru menimbulkan pertanyaan terkait kualitas pengelolaan, pengawasan, serta anggaran yang digunakan.
Tak hanya itu, Masyarakat berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera melakukan evaluasi menyeluruh agar program MBG benar-benar memberikan manfaat dan tidak sekadar menggugurkan kewajiban.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak penyelenggara MBG sudah dikonfirmasi melalui aplikasi whatsapp namun belum memberikan keterangan resmi terkait menu tersebut.
Penulis : Red
Editor : Ali Akbar









