Petani Tembakau Camplong, Memilih Menggunakan Alat Rajang Tradisional

Avatar

- Penulis

Sabtu, 20 Agustus 2022 - 07:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petani Desa Rabasan Menggunakan alat Rajang Tradisional

Petani Desa Rabasan Menggunakan alat Rajang Tradisional

SAMPANG, Kabar-harian.com – Masyarakat Dusun Gendis, Desa Rabasan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura Rajang tembakau secara tradisional, Jumat (19/8/2022).

Hal tersebut terbukti lantaran para petani ingin menghasilkan kwalitas tembakau yang lebih baik, sehingga hasil jualnya lebih mahal.

Dibandingkan dengan menggunakan alat yang lebih canggih, hasilnya lebih bagus menggunakan alat tradisional,

Sidin Petani tembakau yang menggunakan alat Tradisional saat di konfirmasi Kabar-haruan.com mengatakan, bahwa pihaknya memilih alat Merajang tembakau tradisional,

Baca juga :  Inilah 5 Manfaat Air kelapa Muda Bagi Kesehatan Tubuh

“Saya memilih alat tradisional, karena untuk menggunakan alat yang lebih moderen terkendala biaya mas, saya lebih memilih alat tradisional apalagi hasilnya lebih baik,”

Hal senada juga disampaikan Salam pihaknya lebih memilih menggunakan alat rajang tradisional dibandingkan alat moderen yang tinggal mencolokkan ke listrik,

Baca juga :  UD. Usaha Tani Konsisten Terapkan E-RDKK, Guna Jaga Kepercayaan Pemerintah dan Masyarakat,

“Karena begini mas, untuk mendapatkan alat tersebut harus mengeluarkan Dana yang cukup besar, ditambah pada penanaman bibit tembakau sepekan lalu, apalagi musim tidak menentu yang harus mengeluarkan bianya cukup besar, Jadi saya memilih untuk menggunakan alat seadanya mas,” Ucap. Salam

Dia berharap semoga harga tembakau pada musim ini stabil hingga bisa kembali modal dan menguntungkan, Pungkasya. (Ahmed)

Berita Terkait

Sulit Didapat, Warga Sampang Terpaksa Beli Tabung LPG Meski Rp 25 Ribu
Bupati Anwar Sadat Hadiri Paripurna DPRD, Tujuh Fraksi Soroti LKPJ 2025
Yayasan Babur Rizki 2 Jadi Sorotan, Menu MBG Dinilai Jauh dari Kata Layak 
Dinilai Sagat Penting, DPRD Sampang Gelar Paripurna Bahas 4 Raperda 
Daul Dug-Dug Jadi Magnet Wisata, H. Slamet Junaidi Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya
Bloh Apui, Warisan Api dari Aceh Barat Kini Berstatus WBTbI
Tradisi Kupatan: Warisan Budaya yang Sarat Nilai Kebersamaan
Bupati Sampang dan Wabup Gelar Sholat Idul Fitri Bersama Warga di Depan Pendopo Trunojoyo
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 05:06 WIB

Sulit Didapat, Warga Sampang Terpaksa Beli Tabung LPG Meski Rp 25 Ribu

Selasa, 7 April 2026 - 06:42 WIB

Bupati Anwar Sadat Hadiri Paripurna DPRD, Tujuh Fraksi Soroti LKPJ 2025

Senin, 6 April 2026 - 13:29 WIB

Yayasan Babur Rizki 2 Jadi Sorotan, Menu MBG Dinilai Jauh dari Kata Layak 

Senin, 30 Maret 2026 - 17:48 WIB

Dinilai Sagat Penting, DPRD Sampang Gelar Paripurna Bahas 4 Raperda 

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:49 WIB

Daul Dug-Dug Jadi Magnet Wisata, H. Slamet Junaidi Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya

Berita Terbaru