Remaja Di Sampang, Diduga Dianiaya oleh 5 Orang Saat Bermain PS

Avatar

- Penulis

Jumat, 28 Oktober 2022 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban saat melakukan pelaporan ke Mapolres Sampang

Korban saat melakukan pelaporan ke Mapolres Sampang

SAMPANG, Kabar-harian.com – Remaja di Sampang diduga di aniaya oleh segerombolan orang saat bermain PalyStation (Ps).

Pasalnya, pria yang diketahui bernama Eko (20) warga Jalan Imam Ghozali keluruhan Gunung Sekar terpaksa melaporkan ke Mapolres Setempat, Jumat (27/10/2022).

Kasus penganiayaan tersebut Sekitar Pukul 23:00 WIB, di area rental PlayStation Jalan Imam Ghozali Sampang.

Dalam laporannya, Pengeroyokan terhadap Eko dilakukan oleh lima orang, sementara dua diantara mereka dikenali oleh korban yakni, RK dan DW Inisial diapun juga warga Sampang.

Kejadian tersebut bermula saat dirinya diajak oleh temannya berinisial AN untuk bermain PS. Menerima ajakan itu, ia bergegas menuju ke lokasi rental PS seorang diri dari rumahnya menggunakan sepeda motor.

Baca juga :  Hujan Deras Dan Angin Kencang, Sapu Rumah Warga Di Sampang

“Setibanya di rental, saya bermain PS tapi berselang beberapa menit ada gerombolan orang, termasuk RK dan DW mencari saya,” ujarnya

Atas kedatangan gerombolan orang itu, Eko pun keluar untuk menemui mereka, namun tanpa alasan yang jelas, malah menerima bogeman mentah dari DW dan RK di arah kepalanya, disusul pukulan dari empat orang lainnya.

“Saya tidak bisa melawan karena jumlah mereka cukup banyak, hanya bisa menangkis tapi akhirnya saya di dorong dan jatuh, hingga dinjak-injak,” terangnya sembari memegang luka akibat bogeman semalam.

Saat menerima perlakukuan tersebut tas milik Eko juga diambil oleh mereka (gerombolan orang) yang berisi handphone merk Realme dan uang senilai Rp. 60 ribu.
“Selain saya menerima pukulan, handphone beserta uang hingga saat ini belum dikembalikan,” keluhnya.

Baca juga :  Terduga Maling Motor di Lumajang Ditindak Tegas Terukur Akibat Melawan Petugas

Sementara, Kasat Reskrim Polres Sampang, melalui Kanit IV Tipiter Aipda Soni Eko W. SH saat di temui dan melalui pesan WhatsApp (WA), mengaku belum bisa memberikan keterangan, karena pelapor masih proses pemeriksaan hingga Visum ke Rumah Sakit Dr. Moh. Zyn Sampang.

Sedangkan Orang tua Eko, Ach. Ghozali saat ditemui di rumahnya, berharap Kepolisian resort Sampang bisa memproses penganiayaan yang di alami anaknya tersebut.

“Saya harap Semua pelakunya bisa di tangkap untuk mempertanggung_jawabkan perbuatannya tersebut, dan bisa di adili sesuai aturan hukum yang berlaku”, harapnya.(Ahmed)

Berita Terkait

Mahasiswa KKN STIEBA Gelar Acara Lepas Pisah Bersama Kepala Desa Cenlecen, Diwarnai Haru dan Kebersamaan
Mapala Pamsaka dan Mapala se-Provinsi Jambi Gelar Aksi Zero Waste Sungai Pengabuan
Pelatih PERSINAS ASAD Bekali Pegawai dengan Ketangguhan Fisik dan Mental ASN Batang Hari
Motor PCX Milik Warga Rabasan Raib Digondol Maling, Aksi Terekam Jelas CCTV
PWI Sampang Bersiap Gelar MUSCAB, Menguat Potensi Calon Tunggal
Warga Kian Resah, Aksi Pencurian Marak Terjadi di Desa Rabasan Camplong
RSMZ Kembali Hadirkan Layanan Unggulan Khusus CJH dan Umrah
65 Pejabat Administrator di Lingkungan Pemkab Sampang di Rotasi
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 20:19 WIB

Mahasiswa KKN STIEBA Gelar Acara Lepas Pisah Bersama Kepala Desa Cenlecen, Diwarnai Haru dan Kebersamaan

Senin, 24 November 2025 - 05:40 WIB

Mapala Pamsaka dan Mapala se-Provinsi Jambi Gelar Aksi Zero Waste Sungai Pengabuan

Senin, 24 November 2025 - 05:32 WIB

Pelatih PERSINAS ASAD Bekali Pegawai dengan Ketangguhan Fisik dan Mental ASN Batang Hari

Sabtu, 22 November 2025 - 02:06 WIB

Motor PCX Milik Warga Rabasan Raib Digondol Maling, Aksi Terekam Jelas CCTV

Kamis, 20 November 2025 - 16:04 WIB

PWI Sampang Bersiap Gelar MUSCAB, Menguat Potensi Calon Tunggal

Berita Terbaru