SAMPANG, Kabar-harian.com – Dugaan Serius Mencuat dalam pelaksanaan program satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang dikelola oleh yayasan Garuda Adidaya Nusantara belum ada kejelasan terkait buah jeruk yang berulat.
Temuan tersebut memicu kekhawatiran publik terkait kwalitas dan pengawasan makanan yang dikonsumsi anak-anak, Kamis (22/1/2026).
Berdasarkan Informasi yang dihimpun menyebutkan, buah berulat itu ditemukan saat paket makanan dibuka. Kondisi buah tampak membusuk dan ada ulatnya sehingga menimbulkan rasa jijik serta kekhawatiran akan dampak kesehatan bagi penerima manfaat.
Ironisnya, hingga berita ini diturunkan, pihak Yayasan Adidaya Nusantara terkesan bungkam, Upaya konfirmasi yang dilakukan belum mendapatkan tanggapan resmi, baik terkait asal-usul buah, proses seleksi bahan pangan, maupun langkah evaluasi yang akan diambil. Sikap diam ini justru memperkuat sorotan publik dan memunculkan dugaan lemahnya tanggung jawab pengelola.
Secara terpisah Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten Sampang Sudarmanta saat di konfirmasi mengatakan Semua SPPG diminta menyajikan menu sesuai standar yg ditentukan SOP.
“Semua SPPG ada ahli gizinya jadi menu harus tetap berkualitas Sesuai SOP” ujarnya.
Tak hanya itu, pihaknya menegaskan bahwa jika tetap menyediakan menu yang tidak layak kami akan melakukan laporan ke BGN.
“Tika tetap ada SPPG yang masih menyediakan menu yang tidak layak saya akan laporkan ke BGN,” ungkapnya.***
Penulis : Red
Editor : Ali Akbar









