SAMPANG, Kabar-harian.com – Satuan Tugas (Satgas) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Sampang memastikan akan menindaklanjuti temuan dapur penyedia makanan yang diduga menyajikan menu tidak sesuai dengan ketentuan gizi yang telah ditetapkan pemerintah.
Sekretaris Satgas MBG Kabupaten Sampang, Sudarmanta, mengatakan, setiap dapur MBG wajib mematuhi standar gizi seimbang yang mencakup kecukupan karbohidrat, protein, sayur, buah, serta porsi yang telah ditentukan. Jika ditemukan pelanggaran, Satgas tidak akan ragu memberikan teguran hingga sanksi sesuai aturan yang berlaku.
“Setiap laporan dan temuan di lapangan akan kami evaluasi. Dapur MBG yang tidak memenuhi standar gizi akan kami panggil untuk dilakukan pembinaan, bahkan bisa dikenakan sanksi jika terbukti melanggar ketentuan,” tegasnya, Kamis (15/1/2025).
Ia menjelaskan, program MBG bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan. Oleh karena itu, penyedia makanan tidak dibenarkan menyajikan menu instan atau porsi yang tidak sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
“Karna ini program strategis nasi dan bukan proyek maka harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab ikuti standart menunya, dan sesuai SOP yang sudah ada,” ungkapnya. Sudarmanta.
Satgas MBG Kabupaten Sampang juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif mengawasi pelaksanaan program MBG dengan melaporkan jika menemukan menu yang dinilai tidak layak atau tidak sesuai standar gizi.
“Saran dan masukan dari masyarakat sangat kami butuhkan agar pelaksanaan MBG benar-benar tepat sasaran dan berkualitas,” pungkasnya (med)
Penulis : Abdul Hamid
Editor : Ali Akbar









