PAMEKASAN, Kabar-harain.com – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bakti Bangsa Pamekasan melalui Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) menyelenggarakan sosialisasi pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan kampus.
kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025. Bertujuan memperkuat komitmen kampus dalam mewujudkan lingkungan akademik yang aman, sehat, dan berkeadilan sejak dini kepada mahasiswa baru.
Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan berbagai bentuk kekerasan yang kerap terjadi di perguruan tinggi, mulai dari kekerasan fisik, psikis, perundungan, kekerasan seksual, diskriminasi dan intoleransi, hingga kebijakan yang mengandung kekerasan. Narasumber juga menekankan bahwa faktor penyebab kekerasan umumnya berkaitan dengan relasi kuasa, stereotip gender, rendahnya literasi digital, serta minimnya pengalaman relasi lintas budaya.
Ketua Satgas PPKPT STIE Bakti Bangsa, Moh. Zaini, S.E., M.E., menyampaikan bahwa keberadaan Satgas sangat penting untuk melakukan investigasi, pendampingan, serta memberikan rekomendasi sanksi terhadap potensi pelanggaran. Namun demikian, hingga saat ini STIE Bakti Bangsa tercatat sebagai kampus yang kondusif dan bebas dari kasus kekerasan sebagaimana yang sering terjadi di sejumlah perguruan tinggi besar lainnya.
“Alhamdulillah, sampai saat ini di STIE Bakti Bangsa tidak pernah ditemukan kasus kekerasan seperti yang banyak diberitakan di kampus lain. Kondisi kondusif ini tidak terlepas dari lingkungan kampus yang berada di sekitar pesantren, di mana nilai-nilai religius, etika, dan budaya saling menghormati telah melekat kuat dalam keseharian mahasiswa maupun dosen. Kami berkomitmen menjaga hal ini agar kampus tetap menjadi ruang belajar yang aman dan bermartabat,” ungkap Moh. Zaini.
Selain itu, pihak kampus menegaskan bahwa budaya akademik yang ditanamkan mengedepankan musyawarah, kebersamaan, serta penghormatan terhadap hak dan martabat setiap civitas akademika. Hal ini menjadi faktor kunci terciptanya suasana kondusif di STIE Bakti Bangsa.
Melalui momentum PKKMB 2025 ini, STIE Bakti Bangsa berharap mahasiswa baru semakin memahami pentingnya mencegah segala bentuk kekerasan dan berperan aktif dalam menjaga kenyamanan kampus. Kampus berkomitmen untuk terus memperkuat budaya akademik yang humanis dan berbasis nilai-nilai pesantren, pungkasnya. (med)
Penulis : Abdul Hamid
Editor : Ali Akbar









