Tanda Tanda Malam Lailatul Qodar Atau Disebut Malam 1000 Bulan

Avatar

- Penulis

Selasa, 19 April 2022 - 13:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABAR-HARIAN.COM- yuk kita jangan sampai ketinggalan dengan malam 1000 bulan ini,

Tanda Lailatul Qadar

Ibnu Hajar Al-Asqalani berkata, “Ada beberapa dalil yang membicarakan tanda-tanda lailatul qadar, namun itu semua barulah tampak setelah malam tersebut berlalu.”124

Di antara dalil perkataan beliau di atas adalah hadits dari Ubay bin Ka’ab; ia berkata,

هِىَ اللَّيْلَةُ الَّتِى أَمَرَنَا بِهَا رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- بِقِيَامِهَا هِىَ لَيْلَةُ صَبِيحَةِ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ وَأَمَارَتُهَا أَنْ تَطْلُعَ الشَّمْسُ فِى صَبِيحَةِ يَوْمِهَا بَيْضَاءَ لاَ شُعَاعَ لَهَا.

“Malam itu adalah malam yang cerah yaitu malam kedua-puluh-tujuh (dari bulan Ramadhan). Tanda-tandanya ialah pada pagi harinya matahari terbit berwarna putih tanpa memancarkan sinar ke segala penjuru.”
(HR. Muslim, no. 762)

Dari Ibnu Abbas; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَيْلَةُ القَدَرِ لَيْلَةٌ سَمْحَةٌ طَلَقَةٌ لَا حَارَةً وَلَا بَارِدَةً تُصْبِحُ الشَمْسُ صَبِيْحَتُهَا ضَعِيْفَةٌ حَمْرَاء

“Lailatul qadar adalah malam yang penuh kemudahan dan kebaikan, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar tidak begitu cerah dan tampak kemerah-merahan.” (HR. Ath-Thayalisi dan Al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman; lihat Jami’ul Ahadits, 18:361; Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih; lihat Shahihul Jami’, no. 5475.)

Baca juga :  Berikut Alasan Kenapa DPMD Belum Jadwal Pelaksanaan Pilkades Serentak di Sampang

Jika demikian, seorang muslim tidak perlu mencari-cari tanda lailatul qadar karena kebanyakan tanda yang ada muncul setelah malam itu berlalu. Yang mesti dilakukan adalah memperbanyak ibadah pada sepuluh hari terakhir Ramadhan, niscaya dia akan mendapatkan malam penuh kemuliaan tersebut.

Bagaimana Seorang Muslim Menghidupkan Malam Lailatul Qadar?

Sudah sepantasnya seorang muslim lebih giat beribadah ketika itu, dengan dasar iman dan sangat mengharapkan pahala melimpah di sisi Allah. Seharusnya dia dapat mencontoh Nabinya shallallahu ‘alaihi wa sallam yang giat beribadah pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Beliau seperti itu demi meraih malam yang mulia, lailatul qadar. ‘Aisyah menceritakan, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat bersungguh-sungguh pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan melebihi kesungguhan beliau pada waktu yang lainnya.”

Baca juga :  Tahapan Lelang di Sampang Diduga Terindikasi Nepotisme, Politisi Minta Kejagung dan KPK Turun Tangan

‘Aisyah mengatakan, “Apabila Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memasuki sepuluh hari terakhir (bulan Ramadhan), beliau mengencangkan sarungnya (untuk menjauhi para istri beliau dari jima’), menghidupkan malam-malam tersebut, dan membangunkan keluarganya.”

Adapun yang dimaksudkan dengan menghidupkan lailatul qadar adalah menghidupkan mayoritas malam dengan ibadah dan tidak mesti seluruh malam. Bahkan Imam Asy-Syafi’i dalam pendapat beliau yang terdahulu mengatakan, “Barang siapa yang mengerjakan shalat isya dan shalat subuh pada malam qadar (lailatul qadar) berarti ia telah dinilai menghidupkan malam tersebut.”

Menghidupkan lailatul qadar pun bukan hanya dengan shalat, tapi bisa pula dengan dzikir dan tilawah Al-Quran. Namun amalan shalat lebih utama daripada amalan lainnya pada malam lailatul qadar berdasarkan hadits,

“Barang siapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah berlalu akan diampuni.” di lansir Dari Buku Ramadhan (Ahmed) Bersumber dari Buku Ramdahan.

Berita Terkait

Remaja Cerdas Tanpa Kekerasan: Edukasi Cegah Bullying, Hindari Pernikahan Dini, dan Wujudkan Generasi Bebas Stunting
Gagalkan Peredaran Narkoba, Polres Tanjab Barat Amankan 503 Gram Sabu di Kuala Tungkal 
Mahasiswa KKN STIEBA Gelar Acara Lepas Pisah Bersama Kepala Desa Cenlecen, Diwarnai Haru dan Kebersamaan
Mapala Pamsaka dan Mapala se-Provinsi Jambi Gelar Aksi Zero Waste Sungai Pengabuan
Pelatih PERSINAS ASAD Bekali Pegawai dengan Ketangguhan Fisik dan Mental ASN Batang Hari
Motor PCX Milik Warga Rabasan Raib Digondol Maling, Aksi Terekam Jelas CCTV
PWI Sampang Bersiap Gelar MUSCAB, Menguat Potensi Calon Tunggal
Warga Kian Resah, Aksi Pencurian Marak Terjadi di Desa Rabasan Camplong
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 19:06 WIB

Remaja Cerdas Tanpa Kekerasan: Edukasi Cegah Bullying, Hindari Pernikahan Dini, dan Wujudkan Generasi Bebas Stunting

Minggu, 7 Desember 2025 - 09:54 WIB

Gagalkan Peredaran Narkoba, Polres Tanjab Barat Amankan 503 Gram Sabu di Kuala Tungkal 

Sabtu, 29 November 2025 - 20:19 WIB

Mahasiswa KKN STIEBA Gelar Acara Lepas Pisah Bersama Kepala Desa Cenlecen, Diwarnai Haru dan Kebersamaan

Senin, 24 November 2025 - 05:40 WIB

Mapala Pamsaka dan Mapala se-Provinsi Jambi Gelar Aksi Zero Waste Sungai Pengabuan

Senin, 24 November 2025 - 05:32 WIB

Pelatih PERSINAS ASAD Bekali Pegawai dengan Ketangguhan Fisik dan Mental ASN Batang Hari

Berita Terbaru