Viral, Seorang Penjual Rujak di Sampang Berparas Cantik, Omzetnya Bikin melejit

Avatar

- Penulis

Minggu, 3 Maret 2024 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pejual rujak cantik di sampang omzetnya bikit melejit hingga 50 persen

Pejual rujak cantik di sampang omzetnya bikit melejit hingga 50 persen

Kabar-harian.com, Sampang – Viral diberbagai media sosial (Medsos), sosok seorang penjual Rujak berparas cantik yang masih berusia 28 tahun berada di Desa Jrengik, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Minggu (3/3/2024).

Juhairiyah menyadari jika belakangan hari ini dirinya viral, namun tidak mengetahui siapa yang memviralkan karena saking banyaknya pelanggan yang terkadang mengambil video.

“Begitipun ada juga yang mengatakan saya janda, padahal tidak. Saya masih bersuami dan punya anak satu usia 4 tahun,” ujarnya.

Di samping itu, ternyata warung Mak Idah sudah berjualan rujak selama 9 tahun yang awalnya ibu dari Juhairiyah yang berjualan.

Baca juga :  Hasil Rekapitulasi Selesai, pilkades Desa Batu Kalangan Dimenangkan Nomor Urut : 1

Namun, saat umur ibunya mulai menginjak usia lanjut, kemudian digantikan oleh Juhairiyah, pada saat itu sekitar 5 tahun yang lalu dengan status belum menikah.

Saat baru menggantikan ibunya, status Juhairiyah baru lulus SMK dan setelah 3 tahun berjualan, baru menikah.

“Sebenarnya sudah lama karena saat ibuk tidur, saya yang ngulek rujak karena kasihan kalau dibangunkan,” terangnya.

Menu rujak yang dijual, diantaranya rujak cingur, rujak buah, rujak soto, soto daging, dan lontong mie.

Untuk harganya sangat murah, berkisar Rp 8.000 – Rp. 10.000 per porsi. Sedangkan minumnya untuk es teh cukup Rp 3.000 dan es jeruk Rp 5.000.

Baca juga :  Kabar Gembira! Pemkab Sampang Akan Menggelar Pawai Takbir Keliling Berikut Ketentuan Pelaksanaanya

“Jadi bagi para pengunjung hanya perlu membayar sekitar Rp 15.000 untuk membeli rujak dan menu lainnya,” katanya.

Sementara untuk penghasilan dalam sehari, Juhairiyah bisa meraup keuntungan sebanyak Rp 2 juta.

Akan tetapi, belakangan ini setelah dagangannya viral malah meningkat pesat, bahkan bahan dagangan sering ludes setiap harinya.

“Setelah viral, keuntungan meningkat 50 persen, itupun bahan-bahan rujak, seperti buah dan cingur habis,” pungkasnya.(med)

Berita Terkait

Mahasiswa KKN STIEBA Gelar Acara Lepas Pisah Bersama Kepala Desa Cenlecen, Diwarnai Haru dan Kebersamaan
Mapala Pamsaka dan Mapala se-Provinsi Jambi Gelar Aksi Zero Waste Sungai Pengabuan
Pelatih PERSINAS ASAD Bekali Pegawai dengan Ketangguhan Fisik dan Mental ASN Batang Hari
Motor PCX Milik Warga Rabasan Raib Digondol Maling, Aksi Terekam Jelas CCTV
PWI Sampang Bersiap Gelar MUSCAB, Menguat Potensi Calon Tunggal
Warga Kian Resah, Aksi Pencurian Marak Terjadi di Desa Rabasan Camplong
RSMZ Kembali Hadirkan Layanan Unggulan Khusus CJH dan Umrah
65 Pejabat Administrator di Lingkungan Pemkab Sampang di Rotasi
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 20:19 WIB

Mahasiswa KKN STIEBA Gelar Acara Lepas Pisah Bersama Kepala Desa Cenlecen, Diwarnai Haru dan Kebersamaan

Senin, 24 November 2025 - 05:40 WIB

Mapala Pamsaka dan Mapala se-Provinsi Jambi Gelar Aksi Zero Waste Sungai Pengabuan

Senin, 24 November 2025 - 05:32 WIB

Pelatih PERSINAS ASAD Bekali Pegawai dengan Ketangguhan Fisik dan Mental ASN Batang Hari

Sabtu, 22 November 2025 - 02:06 WIB

Motor PCX Milik Warga Rabasan Raib Digondol Maling, Aksi Terekam Jelas CCTV

Kamis, 20 November 2025 - 16:04 WIB

PWI Sampang Bersiap Gelar MUSCAB, Menguat Potensi Calon Tunggal

Berita Terbaru