Info  

Bupati Sampang Paparkan Rencana Relokasi RSUD Muhammad Zyn Sampang

JAKARTA, Kabar-harian.com – perencana relokasi RSUD Muhammad Zyn, dengan skema kerjasama perintah dan badan usaha (KPBU) Kepada Bappenas Republik Indonesia, yang di paparkan oleh Bupati Sampang H. Slamet Junaidi yang berlangsung di Capital Place Jakarta,

Hadir dalam acara tersebut Direktur Pengembangan Pendanaan Pembangunan BAPPENAS Republik Indonesia Sri Bagus Guritno, Direktur Bisnis PT. PII Andre Permana dan Perwakilan Kepala Biro Administrasi Pembangunan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi didampingi Kepala Bappelitbangda Ir. Hj. Umi Hanik Laili, Kepala BPPKAD Hj. Hurun Ain, Kepala Dinas Kesehatan dr. Abdulloh Najich, Direktur RSUD dr. Moh. Zyn dr. Agus Akhmadi.

Baca juga :  Lakalantas Disampang Mengakibatkan Pengendara Tabrak Bagian Belakang Mobil

H. Slamet Junaidi menyampaikan bahwa Kabupaten Sampang yang berada pada posisi strategis karena terletak di tengah Pulau Madura yang terdiri dari 4 kabupaten menjadi alasan direlokasinya RSUD dr. Moh. Zyn.

“Sehingga kami ingin fasilitas kesehatan yang kami bangun nanti menjadi rujukan bagi 4 kabupaten di wilayah Madura,” ucapnya.

Aba Idi sapaan akrabnya menjelaskan bahwa arah kebijakan pembangunan Kabupaten Sampang saat ini dititikberatkan pada peningkatan ketahanan sosial, pemulihan ekonomi, serta peningkatan dan pemerataan pembangunan infrastruktur.

Baca juga :  LSM Generasi Masyarakat Adil Sejahtera (GMAS) Perduli Terhadap Rakyat miskin

“Salah satu instrumen kebijakan peningkatan ketahanan sosial dengan peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui penyediaan fasilitas kesehatan yang mamadai,” jelasnya.

Kemudian kondisi existing RSUD dr. Moh. Zyn milik Pemerintah Kabupaten Sampang saat ini adalah type b, dengan luas lahan 1,5 hektar dan pada lokasi yang rawan banjir, sehingga untuk pengembangan kedepan mau tidak mau harus di relokasi.

“Rencana lahan untuk relokasi telah kami sediakan pada lokasi yang aman banjir pada akses jalan nasional dengan luas lahan yang cukup,” imbuhnya.

Baca juga :  Forsahabat Bersama Dispendukcapil Melakukan Perekaman E-KTP Bagi Lansia

Namun karena keterbatasan kapasitas fiskal yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Sampang. Aba idi berharap Pemerintah Pusat dapat membantu melalui APBN atau melalui KPBU.

“Kami berharap Pemerintah Pusat berkenan membantu melalui APBN maupun stimulasi pendanaan melalui KPBU,” harapnya. (Med)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
Punya berita?